kursor

Kamis, 21 Mei 2015

Metoda Ilmiah


Ilmu kimia berkembang karena adanya penemuan-penemuan yag dilakukan oleh para ahli kimia melalui pengamatan terhadap fenomena-fenomena kimia. Pada prosesnya para ahli tersebut menerapkan konsep metode ilmiah. Apa yang dimaksud dengan metode ilmiah ? Apa saja langkah-langkah dalam metode iomiah ? Bagaimana penerapannya ?



Untuk mempermudah mempelajari materi ini, maka perhatikan rangkaian (epitome) berikut ini !




  



Uraian Materi
A.      Pengertian Metode Ilmiah
Metode Ilmiah adalah suatu proses yang dilakukan berdasarkan prosedur secara sistematis untuk melakukan suatu proyek ilmiah atau penelitian, yang langkah-langkahnya terdiri dari masalah, observasi, hiotesa, eksperimen, kesimpulan, dan teori.
B.       Langkah-Langkah dalam Metode Ilmiah

Prosesdur metode ilmiah terdiri dari beberapa langkah kegiatan yaitu :
1.      Masalah
Yaitu hal-hal atau segala sesuatu yang masih mengandung pertanyaan untuk diselidiki guna mencari dan menemukan jawabannya.
2.      Observasi
Yaitu kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mencari, menemukan dan mengumpulkan fakta atau keterangan-keterangan. Keterangan atau fakta ini bisa dibentuk angka-angka, grafik, dan lain sebagainya. Sekumpulan fakta dan keterangan-keterangan disebut data.
3.      Hipotesa
Terhadap sekumpulan fakta atau data biasanya bisa diberikan keterangan sementara sebagai jawaban terhadap masalah atau sebagai jawaban mengapa terjadi demikian keterangan sementara ini disebut HIPOTESA.
4.      Eksperimen
Keterangan sementara atau hipotesa harus dibuktikan kebenarannya. Pembuktian kebenaran hipotesa dilakukan melalui percobaan atau eksperimen
5.      Kesimpulan
Dari hasil eksperimen dapat disusun suatu kesimpulan. Hasil kesimpulan dapat menunjukan terbuktinya hipotesa dan dapat menunjukan hipotesa tidak terbukti.
6.      Teori
Dari kesimpulan bisa disusun suatu teori untuk menerangkan atau menjelaskan fakta-fakta serta hubungan antara fakta-fakta tersebut. Teori juga berguna untuk menerangkan konsep-konsep tertentu.
Teori ilmiah tidak berlaku mutlak. Melalui pengamatan dan eksperimen tersu menerus bias saja diperoleh teori yang lebih baik. Sehingga teori sebelumnya tidak dipakai lagi atau ditinggalkan. 


Plaque: Rangkuman
Metode ilmiah adalah suatu proses yang dilakukan berdasarkan prosedur secara sistematis untuk melakukan suatu proyek ilmiah atau penelitian. Langkah-langkah dalam metode ilmiah adalah masalah, observasi, hipotesis, eksperimen, kesimpulan, dan teori.



LATIHAN

1.        Jelaskan konsep metode ilmiah !
2.        Sebutkan langkah-langkah yang harus ditempuh dalam melaksanakan prosedur metode ilmiah !
3.        Apa yang dimaksud dengan masalah, observasi, hipotesis, eksperimen, kesimpulan, dan teori !

Kunci Jawaban
1.        Suatu proses yang dilakukan berdasarkan prosedur secara sistematis untuk melakukan suatu proyek ilmiah atau penelitian
2.        Masalah, observasi, hipotesis, eksperimen, kesimpulan, dan teori
3.      Masalah
Yaitu hal-hal atau segala sesuatu yang masih mengandung pertanyaan untuk diselidiki guna mencari dan menemukan jawabannya.
4.      Observasi
Yaitu kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mencari, menemukan dan mengumpulkan fakta atau keterangan-keterangan. Keterangan atau fakta ini bisa dibentuk angka-angka, grafik, dan lain sebagainya. Sekumpulan fakta dan keterangan-keterangan disebut data.
5.      Hipotesa
Terhadap sekumpulan fakta atau data biasanya bisa diberikan keterangan sementara sebagai jawaban terhadap masalah atau sebagai jawaban mengapa terjadi demikian keterangan sementara ini disebut HIPOTESA.
6.      Eksperimen
Keterangan sementara atau hipotesa harus dibuktikan kebenarannya. Pembuktian kebenaran hipotesa dilakukan melalui percobaan atau eksperimen
7.      Kesimpulan
Dari hasil eksperimen dapat disusun suatu kesimpulan. Hasil kesimpulan dapat menunjukan terbuktinya hipotesa dan dapat menunjukan hipotesa tidak terbukti.
8.      Teori
Dari kesimpulan bisa disusun suatu teori untuk menerangkan atau menjelaskan fakta-fakta serta hubungan antara fakta-fakta tersebut. Teori juga berguna untuk menerangkan konsep-konsep tertentu.


Tingkat Penguasaan
No
Bobot/ Nilai Penguasaan
Keterangan
1
≥ 80
Siswa sudah dapat megusai materi pembelajaran dengan sangat baik
2
60-80
Siswa sudah cukup menguasai materi pembelajaran dan ditingkatkan lagi belajarnya
3
< 60
Siswa belum menguasai materi pembelajaran sehingga perlu belejar lagi dan diberi tindak lanjut

Sumber Rujukan
Untuk menambah wawasan Anda mengenai Hakikat Ilmu Kimia, Anda disarankan untuk membaca :
Agus, Akhril. 1985. Mengerti Kimia 1. Bandung : IKIP Bandung.
Parning, Horale, Tiopan. 2007. Kimia 1A. Jakarta : Yudhistira.
Purba, Michael. . . Kimia SMA Jilid 1A. Jakarta : Erlangga.




















 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar